US Online Casinos list for USA Players

February 2, 2010 by admin  
Kategori Blogging

Today arena bank amateur can be done everywhere with your computers and internet connection. You can appearance a account of us online casinos list for usa players to acquisition and get pleasure the way they are back you comedy and apprehend reviews at online sites. Read more

Fenomena Pengemis

August 31, 2009 by admin  
Kategori Berita Wisata, Blogging

Ditempat yang stategis seperti di depan mall, masjid, gereja, terminal bus, terminal kereta api dan tempat-tempat strategis lainnya, para pengemis, gelandangan dan anak jalanan tanpa mengenal batas usia, terlihat mangkal. Apakah ini merupakan sebuah jati diri bangsa? Apakah keberadaan mereka ini sebuah fenomena atau, benarkah keberadaan mereka merupakan bentuk nyata dari sebuah rekayasa atas kepentingan pihak tertentu? Lalu, apa yang bisa diperbuat agar kondisi yang ada tidak semakin bertambah parah?

Di Jakarta, menurut Kepala Dinas Pembinaan Mental dan Kesejahteraan Sosial (Bintalkesos)  Jakarta Budihardjo, selama Ramadan ini sedikitnya 10.000 gepeng akan menyerbu Ibu Kota. Bayangkan 10.000 orang akan ada disekitar kita,memafaatkan momen ramadhan tahun ini. Bagaimana cara mencegah kedatangan mereka ke Jakarta? Tidak bisa. Buktinya saat ini mereka telah benar-benar ‘membanjiri’ kota jakarta dan sekitarnya.

Hampir 80 persen gepeng berasal dari luar Jakarta. Tercatat sedikitnya 53 titik rawan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) di Ibu Kota. Satgas penertiban ini akan menyisir 53 titik rawan PMKS di lima wilayah, di antaranya di Cilandak, Tomang, Harmoni, dan Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Begitu juga daerah Kemang, Jakarta Selatan, yang selalu dipenuhi manusia-manusia gerobak dari luar Ibu Kota, seperti Indramayu dan Tegal. Bila aktivitas mereka tidak segera ditertibkan, saya yakin kita takkan penah mampu mengembalikan jati diri bangsa.

Sekalipun sudah muncul fatwa dari MUI Sumenep, Madura, Jawa Timur, yang telah mengeluarkan fatwa haram mengemis. Dan fatwa inipun akan disetujui oleh MUI Pusat yang kini diketuai oleh bapak Umar Shihab, namun mereka terus saja berbondong-bondong datang ke Ibukota. Kalau mengemis saja sudah diharamkan apalagi merampok yach. Sudah pasti ini jelas melanggar hukum di negeri ini.

Wahai seluruh warga negeri…termasuk para pengemis, gelandangan, anak jalanan, pengamen, perampok, mari kita bangun masyarakat yang kreatif. Masyarakat yang mampu berbicara banyak ditingkat dunia. Bukan masyarakat bermental pengemis seperti mereka yang selalu menyandarkan hidup kepada belas kasih orang lain, bukan pula masyarakat yang gemar melakukan kekerasan demi mencapai sebuah tujuan seperti para perampok itu. Dengan begitu, kita akan mampu mengembalikan kejayaan bangsa kita, menggali segenap potensi diri yang ada dan mengangkat jati diri bangsa kita dan pada akhirnya kita akan menjadi sebuah bangsa yang bermartabat, yang punya jati diri. Itu adalah tugas kita, generasi muda, penerus cita-cita pahlawan bangsa kita. We are the next generation. Mari kita memulai mengembalikan jati diri bangsa


Dukung Kami

July 31, 2009 by admin  
Kategori Blogging

Dukung kami dalam kontes seo bertema Mengembalikan Jati Diri Bangsa yang diadakan oleh http:// beritajitu.com. Caranya cukup mudah, kunjungi blog kami http://khai.yehia.org, nanti disana ada code yang berjudul “Steal My Code to Suppot”. Copy paste disidebar blog kamu. Kl menang akan ada hadiah menarik buat kamu.. *pempek palembang* :D

Ini adalah kontes sebuah misi. Misi Mengembalikan jati diri bangsa kita yang mulai berangsur-angsur musnah dilindas arus globalisasi. Kehidupan bermasyarakan kini seolah tidak dibutuhkan lagi karena sudah ditindih egoisme yang tinggi. Masyarakat sebagai makhluk sosial seolah-olah sudah tidak berlaku lagi.

Melalui postingan-postingan yang ada diblog kami, kami mengajak pembaca sekalian untuk mencoba tidak melupakan jati diri kita sebagai bangsa yang beradab, masyarakat yang punya jati diri, masyarakat timur yang ramah dan sopan santun. Mari bantu kami mengembalikan jati diri bangsa dimulai dari diri kita pribadi terlebih dahulu.